Cari Artikel Perjalanan

Kuliner

14 Makanan Khas Bengkulu Paling Otentik: Dari Pendap hingga Manisan Terong

Kue lapis tradisional Indonesia terbuat dari daun dan dihidangkan dengan sambal pedas serta saus kunir yang kaya rasa.

14 Makanan Tradisional Bengkulu yang Unik, Otentik, dan Wajib Kamu Coba! – Bengkulu menyimpan kekayaan kuliner yang jarang diketahui wisatawan luar daerah.

Makanan khas Bengkulu memadukan bumbu rempah Melayu dengan bahan-bahan lokal unik — dari ikan hiu hingga terong ungu — menghasilkan cita rasa yang benar-benar otentik dan tak tertandingi.

Provinsi Bumi Rafflesia ini bukan hanya soal wisata alam.

Kuliner tradisionalnya mencerminkan kekayaan budaya dan letak geografis pesisir barat Sumatera yang strategis.

Berikut 14 makanan khas Bengkulu yang wajib kamu cicipi saat berkunjung ke sana.

Apa Saja Makanan Khas Bengkulu yang Paling Terkenal?

Makanan khas Bengkulu yang paling terkenal meliputi Pendap (ikan berbumbu bungkus daun talas), Bagar Hiu, Lempuk Durian, Kue Bay Tat, dan Manisan Terong — masing-masing punya cita rasa unik yang sulit ditemukan di daerah lain.

Kuliner Bengkulu terbagi dalam tiga kategori utama: makanan utama berbahan ikan dan sayuran, makanan fermentasi tradisional, serta kue dan camilan khas.

Ketiganya sama-sama layak masuk daftar wajib coba.



Jika kamu sudah pernah menjelajahi wisata kuliner kota lain seperti Solo, kuliner Bengkulu akan memberikan pengalaman rasa yang benar-benar berbeda dan tak kalah menggugah selera.

Makanan Utama Khas Bengkulu

Makanan utama Bengkulu didominasi olahan ikan laut dan sayuran lokal yang dimasak dengan teknik tradisional dan bumbu rempah khas Melayu-Bengkulu.

1. Pendap

Pendap adalah signature dish Bengkulu yang paling ikonik.

Hidangan ini terbuat dari ikan segar yang dibumbui bawang putih, cabai, kencur, garam, dan parutan kelapa muda, lalu dibungkus daun talas dan direbus selama kurang lebih 8 jam.

Proses memasak yang panjang membuat bumbu meresap sempurna ke dalam daging ikan.

Aroma amis ikan hilang sepenuhnya, digantikan wangi khas daun talas yang harum.

Pendap bisa dibuat dari ikan laut maupun ikan air tawar.

Sajian terbaik adalah bersama nasi putih hangat, dan kamu bisa menemukannya di warung makan tradisional di seluruh kota Bengkulu.

2. Bagar Hiu

Bagar Hiu adalah kuliner eksklusif Bengkulu yang menggunakan daging ikan hiu tanduk sebagai bahan utama.

Hidangan ini pernah dicicipi langsung oleh Presiden Soekarno saat beliau diasingkan di Bengkulu.

Daging ikan hiu dibersihkan, diberi bumbu rempah khas, lalu dimasak hingga empuk dan meresap.

Teksturnya kenyal dengan bumbu yang kaya, dan sama sekali tidak beraroma amis berkat teknik pengolahan yang tepat.

Bagar Hiu tergolong langka dan tidak selalu tersedia setiap hari.

Tanyakan kepada penduduk lokal atau pemilik warung tradisional untuk menemukan tempat yang menyajikannya.

3. Rebung Asam Undak Liling

Rebung Asam Undak Liling adalah hidangan unik berbahan rebung (bambu muda) dan keong hitam (liling).

Rebung direndam beberapa hari agar rasa asamnya keluar sempurna sebelum diolah bersama keong sawah dan bumbu rempah.

Hasilnya adalah hidangan dengan rasa asam segar yang khas dan tekstur rebung yang renyah.

Perpaduan dua bahan lokal ini mencerminkan kreativitas kuliner masyarakat Bengkulu dalam memanfaatkan hasil alam sekitar.

4. Gulai Kemba’ang

Gulai Kemba’ang berasal dari Kabupaten Mukomuko, Bengkulu.

Hidangan ini menggunakan daun talas muda yang dimasak bersama iga sapi dalam kuah gulai berbumbu rempah tajam dan kaya aroma.

Daun talas memberikan tekstur unik yang berbeda dari sayuran gulai pada umumnya.

Cocok disantap dengan nasi putih saat makan siang atau malam hari.

5. Lontong Tunjang

Lontong Tunjang adalah menu sarapan favorit masyarakat Bengkulu.

Hidangan ini memadukan lontong dengan kuah sayur berbahan nangka muda dan buncis, dilengkapi irisan tunjang (kaki sapi) dan kikil yang empuk.

Kamu bisa menemukan lontong tunjang di warung kaki lima dan pedagang keliling yang mulai berjualan sejak subuh.

Harganya terjangkau dan porsinya mengenyangkan — pilihan sempurna untuk memulai hari saat berwisata di Bengkulu.

6. Gulai Pisang

Gulai Pisang adalah bukti kreativitas kuliner Bengkulu yang menggunakan buah pisang — bukan daging atau sayuran — sebagai bahan utama gulai.

Jenis pisang yang dipakai biasanya pisang raja, kepok, atau tanduk yang bertekstur padat.

Bumbu gulai yang gurih berpadu dengan tekstur pisang yang lembut menciptakan rasa yang tidak biasa namun nagih.

Hidangan ini sering disajikan sebagai lauk pendamping nasi di rumah-rumah makan tradisional Bengkulu.

Makanan Fermentasi Tradisional Bengkulu

Bengkulu memiliki tradisi fermentasi makanan yang kuat dan sudah diwariskan turun-temurun.

Makanan fermentasi khas Bengkulu menghasilkan cita rasa asam dan umami yang unik.

7. Lemah

Lemah adalah makanan fermentasi khas Bengkulu yang terbuat dari rebung dan ikan air tawar.

Cara pembuatannya mirip tempoyak: rebung yang sudah dicacah dicampur ikan, dimasukkan ke wadah tertutup, lalu difermentasi selama beberapa hari.

Aromanya cukup menyengat, tapi citarasanya lezat dan bikin ketagihan.

Lemah bisa diolah menjadi gulai lemah atau dimakan langsung sebagai lalapan pendamping nasi.

Jika kamu tertarik dengan kekayaan kuliner fermentasi Nusantara, kamu juga bisa mengeksplorasi wisata kopi dan kuliner khas Indonesia yang tak kalah unik dari berbagai penjuru negeri.

Kue dan Camilan Tradisional Bengkulu

Bengkulu punya deretan kue dan camilan tradisional yang cocok dijadikan oleh-oleh.

Dari yang manis hingga gurih, semuanya mencerminkan kekayaan budaya lokal yang autentik.

8. Lemang Tapai

Lemang Tapai Bengkulu terbuat dari beras ketan dan santan yang dimasak di dalam batang bambu, lalu dibakar hingga matang sempurna.

Proses pembakaran bambu menghasilkan aroma khas yang tidak bisa ditiru dengan cara memasak modern.

Lemang biasanya disajikan bersama tapai ketan atau daging buah durian.

Teksturnya pulen, rasanya gurih dari santan, dan menjadi oleh-oleh favorit yang banyak dicari wisatawan.

9. Lempuk Durian

Lempuk Durian adalah camilan wajib bagi pecinta durian.

Terbuat dari daging durian, tepung gandum, dan gula yang dimasak dengan api sedang sambil diaduk terus-menerus hingga mengental seperti dodol.

Proses memasaknya membutuhkan kesabaran tinggi agar tidak gosong.

Hasilnya adalah camilan manis beraroma durian yang kuat, tahan lama, dan sangat cocok dijadikan oleh-oleh khas Bengkulu.

Bagi kamu yang gemar berburu kuliner unik di berbagai daerah, jangan lewatkan juga makanan khas Riau yang wajib dicoba sebagai referensi wisata kuliner Sumatera berikutnya.

10. Kue Bay Tat

Kue Bay Tat adalah kue panggang khas Bengkulu yang terbuat dari campuran tepung gandum, telur, mentega, dan gula, lalu diberi topping selai dan keju setelah matang.

Perpaduan rasa gurih, manis, dan sedikit asam dari keju menciptakan cita rasa yang khas.

Teksturnya renyah di luar dan lembut di dalam.

Kue ini tahan lama dan sangat cocok dijadikan oleh-oleh untuk dibawa pulang.

11. Kue Lepek Binti

Kue Lepek Binti terbuat dari tepung ketan, santan, dan garam dengan isian daging giling berbumbu rempah yang dikukus hingga matang.

Teksturnya kenyal dengan rasa legit, gurih, dan sedikit asin yang khas.

Proses pengukusan menghasilkan tekstur yang berbeda dari kue panggang atau goreng.

Isian daging berbumbu di dalamnya memberikan kejutan rasa di setiap gigitan.

12. Kue Perut Punai

Kue Perut Punai mendapat namanya dari bentuknya yang menyerupai usus burung punai.

Dibuat dari campuran tepung beras, gula, telur, garam, keju parut, dan air yang dibentuk melingkar langsung di wajan, lalu digoreng hingga kecoklatan.

Setelah matang, kue disiram gula aren cair yang memberikan rasa manis legit.

Teksturnya kental dan legit, cocok sebagai camilan atau oleh-oleh unik dari Bengkulu.

13. Bubur Sekoi

Bubur Sekoi terbuat dari biji sekoi (jewawut) yang dimasak bersama santan, daun pandan, jahe, gula, dan gula aren hingga mengental.

Bisa disantap langsung atau ditambah kuah santan kental di atasnya.

Aroma pandan dan jahe yang wangi berpadu dengan rasa manis gula aren menciptakan cita rasa yang menenangkan.

Cocok untuk sarapan pagi atau camilan sore hari.

14. Manisan Terong

Manisan Terong adalah camilan paling unik dari Bengkulu — satu-satunya manisan berbahan terong ungu di Indonesia.

Terong direbus dengan gula hingga mendidih, lalu ditiriskan dan dijemur hingga kering.

Hasilnya adalah camilan manis bertekstur kenyal dengan rasa yang tidak biasa namun nagih.

Manisan terong hampir tidak bisa ditemukan di luar Bengkulu, menjadikannya oleh-oleh paling eksklusif dari provinsi ini.

Tips Menikmati Kuliner Bengkulu

Berikut beberapa tips praktis agar pengalaman wisata kuliner Bengkulu kamu makin maksimal:

  • Kunjungi pasar tradisional pagi hari untuk menemukan lontong tunjang, bubur sekoi, dan jajanan lokal yang segar langsung dari pedagang.
  • Tanyakan kepada warga lokal lokasi warung terbaik untuk menikmati pendap dan bagar hiu dengan resep otentik turun-temurun.
  • Pilih oleh-oleh tahan lama seperti lempuk durian, kue bay tat, dan manisan terong yang bisa dibawa pulang tanpa khawatir basi.
  • Datangi festival kuliner atau pasar malam yang sering digelar di pusat kota Bengkulu untuk mencicipi banyak makanan khas sekaligus dalam satu tempat.
  • Pesan bagar hiu jauh-jauh hari karena bahan bakunya tidak selalu tersedia setiap hari di warung makan.

Jika kamu sedang merencanakan perjalanan kuliner lintas Sumatera, referensi wisata kuliner Jogja yang menggugah selera bisa jadi inspirasi tambahan untuk memperkaya pengalaman makan kamu di berbagai daerah Indonesia.


FAQ: Pertanyaan Seputar Makanan Khas Bengkulu

Tempat terbaik membeli oleh-oleh makanan khas Bengkulu adalah Pasar Panorama dan Pasar Minggu di Kota Bengkulu, serta toko oleh-oleh di sepanjang Jalan Sudirman.

Di sana kamu bisa menemukan lempuk durian, kue bay tat, dan manisan terong dalam kemasan siap bawa.

Sebagian besar makanan khas Bengkulu menggunakan cabai dalam bumbunya, namun tingkat kepedasannya bisa disesuaikan.

Pilihan yang lebih aman untuk yang tidak tahan pedas antara lain lemang tapai, lempuk durian, bubur sekoi, kue bay tat, dan manisan terong yang cenderung manis dan tidak pedas.

Harga makanan khas Bengkulu di warung lokal sangat terjangkau. Lontong tunjang berkisar Rp20.000–Rp25.000 per porsi, pendap sekitar Rp15.000–Rp35.000 per porsi tergantung ukuran dan jenis ikan yang digunakan, sedangkan oleh-oleh seperti lempuk durian dijual mulai Rp38.500–Rp80.000 tergantung ukuran kemasan.

Suka artikel ini?
Kannaya Nareswari
Ditulis oleh

Kannaya Nareswari adalah lifestyle dan OOTD blogger yang percaya kebahagiaan ada di makanan enak, perjalanan seru, dan outfit yang bikin happy. Berbasis di Bali dan Bandung, ia berbagi cerita seputar fashion, kuliner, dan traveling — sambil coba-coba resep baru, café hopping, atau menikmati golden hour dengan kamera di tangan.